Langsung ke konten utama

Airport Cinema Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan

Haii semuanya, 
Jumpa lagi dalam kesempatan ini.


Baru tadi pagi saya pergi menggunakan transportasi udara (pesawat terbang) menuju kota Jogjakarta dari kota tinggal saya, Balikpapan.

Ada beberapa hal yang saya baru ketahui di bandar udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan setelah sekian lama tidak terlalu memperhatikan kondisi sekitar saat berpergian, diantaranya :


1. Ruang Baca.
Wahh ini apa istimewanya sih? ya jelas istimewa bagi beberapa orang, karena menunggu keberangkatan pesawat itu bisa sangat menyebalkan dan membosankan, apalagi jika tertunda jadwal keberangkatannya. Males deh. Untung aja saya tinggal di kota yang sama, bagimana dengan penumpang lainnya yang tinggal diluar kota serta membutuhkan berjam-jam perjalanan darat dari tempat asal menuju bandar udara Balikpapan? Pastinya kesel kalau sudah bela-belain datang lebih awal ternyata pesawat kita tertunda!

Untungnya pihak pengelola bandara, Angkasa Pura I selaku pihak pengelola sudah memahami dengan baik kebutuhan para penumpang yang terlantar akibat penundaan keberangkatan ini. Salah satu fasilitasnya adalah Ruang Baca. Peruntukkannya sih bagi penumpang dewasa, namun anak kecil juga tidak dilarang. Fasilitas ini berada di dalam ruang tunggu, siapapun bisa membaca disitu, baik penumpang maupun petugas bandara. Sayang sekali dengan tata ruang dan desain yang bagus namun seperti biasa, hal-hal yang berbau buku/bacaan pasti sepi pengunjung dan malah hampir tidak ada yang berkunjung, hiks sedih ya. Tingkat literasi masyarakat kita masih rendah. Padahal spot ini letaknya mudah terlihat loh.


Mari membaca buku biar berwawasan.


2. Tempat Bermain Anak.
Bagi para penumpang yang memiliki anak kecil tidak perlu kuatir dan bingung dalam menunggu penerbangan, apalagi jika penumpang yang berasal dari luar kota yang kebetulan kena jadwal yang tertunda, aaarghh.... kalau anak kecil sih umumnya tidak terlalu rewel jika ada mainan didekatnya. 

Nah kebetulan hal ini sudah menjadi prioritas bagi pengelola bandara Sultan Aji Muhammad Sepinggan Balikpapan ini. Buktinya di dalam ruang tunggu terdapat banyak jejeran kereta bayi yang bisa dipakai penumpang dan tanpa biaya sepeserpun, selain itu juga banyak terdapat wahana permainan anak-anak kecil seperti perosotan, jungkat-jungkit, lantai puzzle, televisi yang memutar tontonan khusus anak-anak dan juga kursi-kursi khusus anak-anak. Dari sepengamatan saya, banyak penumpang yang memakai fasilitas ini. Duhh senang ya liat fasilitas umum ini benar-benar dimanfaatkan.


Ini nih area untuk anak-anak.


3. Stan Foto Tempo Doloe
Ada beberapa spot ditiap lantai bandara yang isinya merupakan kumpulan foto-foto bandara Sepinggan di jaman dulu, mulai dari foto masa penjajahan Belanda, foto pembangunan bandara, foto jaman perjuangan kemerdekaan dulu, foto kunjungan beberapa pejabat penting dimasa lalu, dll. Dibawah foto-foto tersebut terpampang beberapa keterangan yang menjelaskan kejadian apa saat itu. Benar-benar bermanfaat deh.
 

Foto Bandara Sepinggan dari masa ke masa.


4. Area Taman Hijau
Bandara Balikpapan termasuk bandar udara yang ramah lingkungan yang mana banyak terdapat taman buatan didalamnya, walaupun taman buatan namun hal ini benar-benar menyegarkan mata. Ijo royo-royo lah pokoknya. Selain itu bandara ini juga memanfaatkan sinar matahari sebagai penerangannya, jadi disiang hari cahaya penerangannya berasal dari matahari, ini terbukti dari atapnya yang transparan dan dindingnya yang terbuat dari kaca.


Taman buatan yang cukup menyegarkan mata.


5. Air Minum 
Hah air minum? apa istimewanya? kenapa kok dibahas? Iya jadi gini, bayangkan berapa banyak botol plastik yang dibuang jika kita mengkonsumsi air mineral dalam kemasan setiap harinya. Nah dengan adanya fasilitas ini banyak banget yang terbantu mulai dari karyawan yang membutuhkan air minum (air mineral dibandara mahal bok! hehe), para penumpang pun juga ada yang memanfaatkan fasilitas ini. Yahh lumayan mengurangi cemaran botol plastik deh. Air minum yang dihasilkan sudah sesuai dengan baku mutu air minum yang dipersyaratkan undang-undang.

Isi air minum dulu ahh, hemat dan membantu mengurangi pemakaian botol plastik.



6. Toilet "pantai"
Pernah gak sih kamu punya hasrat liar terpendam seperti pengen pipis di alam terbuka? nah bagi kita-kita warga perkotaan yang sibuk (halaah! sibuk apa sih!) dan ingin mencoba sensasi pipis di alam liar tapi gak bisa pergi keluar kota, kalian bisa kok mencoba pipis di kamar mandi ruang tunggu bandara Sultan Aji Muhammad Sepinggan Balikpapan ini. Rasanya bebas pipis tanpa perlu khawatir digigit penyu, ikan atau kepiting!! Letaknya berada di Gate 9 ya. Toilet ini sih sebenarnya tidak ada bedanya dengan toilet lainnya, namun yang buat berbeda adalah wallpapernya dan lantainya yang serasa berada di pinggir pantai berpasir putih dan berair jernih. 


Jadi pengen pipis terus kalau toilet begini.


7. Airport Cinema
Ini nihhhh fasilitas oke banget yang jarang diketahui orang banyak, letaknya berada diujung dekat gate 10/11 saya lupa pastinya. Yang jelas ini adalah bioskop mini khusus penumpang dan tidak berbayar. Cukup tunjukkan boarding pass saja dan kalian bisa masuk dan menikmati film yang sedang diputar, kebetulan saat itu film yang diputar adalah..... Minion 3!! 

Namanya juga gratisan, ya tidak bisa memilih film apa yang mau diputar, hanya bisa pasrah saja pada pengelola saat itu sedang memutar film apa. Saat itu petugas yang membantu saya seorang diri dan masih berusia muda belia, ramah dan sopan banget petugasnya, apalagi saat itu dia sedang asik membaca buku (untuk mengusir rasa sepi) ini nih yang saya salut, jarang banget ada orang yang membaca buku untuk mengisi waktu kosong, yang ada mah pada sibuk dengan sosial media masing-masing.


Yeaaay! Nonton filmmmm.

Harap patuhi aturan ini ya! Jadilah pengunjung yang tertib.


Perhatikan jadwalnya ya. Kali aja kalian kebetulan berada di ruang tunggu tidak ada salahnya mampir.


Berasa bioskop pribadi gitu, sepi tidak ada pengunjung lainnya.



Demikianlah yang bisa aku ceritakan dari pengalaman yang sedikit ini.
Semoga kita berjumpa lagi di kisah lainnya...




Bye Balikpapan


Rain and tears.


dudidudidam



Many thanks pal!


Antri yaa jangan dorong-dorongan


Ramp handling



Beberapa saat sebelum mendarat.



-Flight attendant open the door please


Safely landed in Adisutjipto Airport, Jogjakarta



Horeee!


Ambil bagasi dulu


Gatot kaca


Komentar

Bacaan Terpopuler Blog Ini

Berlayar dengan kapal KM. Labobar dari Balikpapan - Pantoloan - Bitung - Ternate (Part 1)

Pelabuhan Semayang Balikpapan Hai semuanya kali ini aku menulis tentang pengalamanku ketika pergi berlayar menuju Ternate dari kotaku Balikpapan dengan kapal KM Labobar Lah kok bisa ya naik kapal? emang liburnya berapa lama? terus kok bisa pas jadwal libur dengan jadwal kapal? Hehe akan kuceritakan asal muasal kenapa aku bisa pergi liburan dengan berlayar bersama KM. Labobar. Jadi pada akhir Januari 2019 itu aku sudah bisa libur selama 14 hari kalender (2 minggu).  Bingung kan mau libur pergi kemana. Mau pulang ke Samarinda ah terlalu sering dan sudah biasa. Gak perlu nunggu libur panjang kan aku bisa pulang ke Samarinda. Terus cek-cek lagi jadwal ke Bongao, Tawi-Tawi (Filipina) via Sandakan Malaysia kok menarik yaaa.. eh gak taunya dekat hari libur tiba-tiba di berita muncul kabar bahwa di daerah Sandakan khususnya Filipina bagian selatan lagi ricuh akibat kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Filipina. Ada pengeboman rumah ibad...

Baju Barong Tagalog Pakaian Tradisional Pria Filipina

Barong Tagalog, pakaian pria nasional di Filipina. Sejarah :  Saat pendudukan lebih dari 300 tahun oleh Spanyol di Filipina (1561-1889) penduduk pria lokal Filipina wajib memakai baju yang sekarang dinamakan Barong Tagalog.  Barong Tagalog adalah baju pria berkerah yang tidak dimasukkan kedalam celana, tidak berkantung juga transparan / tembus pandang.  Baju ini dimaksudkan untuk mencegah orang Filipina menyembunyikan sesuatu dalam kantong bajunya, entah barang curian atau senjata tajam. Spanyol mewajibkan pemakaian baju ini kepada semua orang Filipina tanpa peduli tingginya jabatan mereka di masyarakat guna menunjukkan perbedaan antara orang Spanyol yang kaya raya dengan penduduk miskin Filipina.  Setelah Filipina merdeka, presiden mereka Manuel Quezon mempopulerkan pemakaian baju ini. Sebelumnya baju ini identik dengan kelas bawah. Ketika dipopulerkan oleh presiden dengan cara selalu memakai baju ini pada acara resmi kenegaraan maka ...

Balikpapan rasa Thailand, Mahavihara Buddha Manggala.

Arca Buddha Sukhotai yang di datangkan dari negara Thailand. Kala itu berawal dari rasa penasaran setelah sering melihat dari kejauhan dalam bis Balikpapan-Samarinda yang sering saya tumpangi, tampak samar-samar suatu bangunan menara berkilau emas diantara pepohonan dan hutan diruas jalan menuju kota Samarinda. Saat itu saya belum mengetahui jika tempat itu merupakan sebuah tempat peribadatan umat Buddhis, berbekal sepeda motor dan di pupuk oleh rasa keingintahuan yang besar, maka sore itu saya memutuskan mencari tahu apakah gerangan bangunan menara yang berkilau emas itu? Kebetulan tempat tinggal saya berada tidak jauh dari spot dimana saya suka melihat bangunan menara emas jika saya sedang dalam perjalanan menuju kota Samarinda. Berbekal sedikit informasi yang saya dapatkan, pelan-pelan saya menyusuri jalan menuju tempat misterius itu. Rasanya seperti lagi treasure hunt , sebentar-sebentar berhenti di pinggir jalan untuk mengamati apakah saya berada pada jalur yang benar ...

Jembatan Pulau Balang (Balikpapan-Penajam Paser Utara)

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman ketika berkunjung ke Pulau Balang, tempat dimana rencana-nya akan di bangun sebuah jembatan penghubung antara kota Balikpapan dan kab. Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Seperti yang kita ketahui Balikpapan ialah sebagai salah satu pintu gerbang masuknya orang maupun barang dari dan ke Kalimantan Timur. Hal ini terbukti dengan adanya fasilitas Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan & Pelabuhan Laut Semayang, walaupun secara administrasi kota Balikpapan bukanlah ibukota provinsi Kalimantan Timur melainkan kota Samarinda, namun banyak warga pendatang yang mengira bahwa kota Balikpapan ialah ibukota provinsi. Salah satu pesawat sedang parkir di dekat garbarata Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan Gedung Pelabuhan Semayang Balikpapan Singkat cerita, biasanya perpindahan barang & manusia dari kota Balikpapan-kab.Penajam Paser Utara menggunakan moda transportasi penye...

Bangkok DMK (Don Mueang Airport)

DMK = Don Mueang Airport, Bangkok. Dari dan menuju Bangkok Thailand lewat jalur udara biasanya ada dua pilihan yakni melalui Bandara Suvarnabhumi BKK atau Don Mueang DMK. Kedua bandara ini sama-sama berada di Bangkok lantas bedanya apa? Nah bedanya : a. Bandara Suvarnabhumi BKK merupakan bangunan fasilitas bandara yang baru dibangun dan diperasikan beberapa tahun yang lalu dan hanya dapat didarati oleh penerbangan / maskapai non low budget carrier. Biasanya maskapai yang mendarat disini merupakan National Flag Carrier kayak Garuda Indonesia, Malaysia Airlines, Royal Brunei, Thai Airways dll. Penerbangan kelas premium lah ya. Ditambah bandara ini berada persis ditengah kota Bangkok dengan segala mode transportasi dari dan kesini sungguh beragam dan mudah didapat. Fasilitas dan sarana bandara juga paling terkini. b. Bandara Don Mueang DMK merupakan bandara Internasional tertua didunia dibuka bulan Maret 1914 dan juga di Asia tentunya. Awalnya Bandara ini merupak...

Filipina sang kembaran nusantara terletak di utara Indonesia bagian 1.

Filipina, persis seperti di Indonesia Katedral Manila, statusnya sebagai  Minor Basilica  diluar Eropa. Going north why not?  Filipina.... Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata "Filipina"? Kalau saya sendiri sih lebih karena penasaran dengan Negeri yang berada di sebelah utara Indonesia. Manny Pacquiao, Rodrigo Duterte, Ferdinand Marcos, Imelda Marcos, Maribeth "Denpasar Moon" adalah sederet nama-nama yang melekat erat pada ingatanku hingga kini. Bendera Filipina berkibar dikota Manila Banyak yang bilang jika Malaysia & Indonesia merupakan satu rumpun alias memiliki akar yang sama, bahasa yang hampir sama, kebudayaan yang juga  bisa dibilang hampir sama dengan daerah di Sumatera. Namun kita sering melupakan atau bahkan bisa dibilang tidak begitu familiar dengan Filipina. Bagiku Filipina itu sendiri seperti Indonesia yang kedua, atau bahkan rasanya seperti masih berada di Indonesia. Manila, ibukota Filipina. Sejarah dulunya merupakan wilayah da...

Berlayar dengan kapal KM. Labobar dari Balikpapan - Pantoloan - Bitung - Ternate (Part 2)

Selamat tinggal Pantoloan Halooo. Kembali lagi pada postingan lanjutan pengalaman pergi berlayar naik kapal Labobar dari Balikpapan-Pantoloan-Bitung-Ternate bagian ke-2. Bagi kalian yang belum membaca kisah ini di bagian ke-1 tentang awal mula kenapa aku memulai perjalanan ini? Silahkan klik link disini . Setelah semua penumpang sudah naik keatas kapal. Tiba saatnya kapal Labobar ini melanjutkan pelayarannya lagi menuju pelabuhan berikutnya yaitu Bitung! ohya sebagai informasi sekarang PT.Pelni menghapus layanan tiket kelas yang mendapat kamar. Semua dipukul rata menjadi kelas ekonomi. Hehehe aku sih senang-senang aja. Saat kapal mulai menjauh dari Pantoloan maka aku dan teman-teman baru yang kukenal tadi saling bercerita lebih lanjut sepanjang perjalanan.  Mulai dari pertanyaan basa-basi seperti nama siapa, asal darimana, mau kemana, tujuannya apa kesana, kerja apa dan pertanyaan-pertanyaan yang gak berbobot lainnya. Coba pertanyaannya tuh berbobot kayak...

Perjalanan darat dari Jailolo ke Tobelo, Halmahera Barat, Maluku Utara

Jailolo ke Tobelo via darat. Setelah berhasil menyeberang dari pulau Ternate ke Jailolo di pulau Halmahera, maka selanjutnya untuk menuju ke Tobelo bisa dilakukan melalui jalur darat, melintasi areal luas yang hijau dengan sedikit permukiman di kiri-kanan jalan. Luasnya wilayah yang masih belum di jadikan permukiman semakin menambah kedamaian di tempat itu. Setelah lewat hutan-hutan eh tiba-tiba langsung disuguhi pemandangan seperti ini. Hai semua. Ketemu lagi pada postingan baru ini. Jadi ceritanya tuh waktu liburan di Jailolo di Halmahera Barat selama beberapa hari aku lanjut lagi ke kota Tobelo di Halmahera Utara. Aksesnya kalau dari Jailolo cuma bisa lewat darat.  Perjalanan darat dari Jailolo ke Tobelo ditempuh selama empat jam. Hehehe. Kalo kata warga lokal sih itu lama banget yah perjalanan darat itu tapi kalo buatku sih oke-oke aja. Malah gak kerasa lama tuh mungkin karena baru pertama kali menempun jalan darat kali ya. Jalan raya sudah sangat bagus loh...

Liburan di hulu sungai Mahakam, Kutai Barat Kaltim

Jembatan yang membelah pedalaman Sungai Mahakam. Ketemu lagi semuanya. Apa kabar kalian semua? Kali ini aku akan membagikan pengalaman masuk ke hulu sungai Mahakam, melawan arus menuju Melak, Kab. Kutai Barat Kaltim. Dulu banget waktu masih kecil dan tinggal di kota Samarinda aku sering mendengar yang namanya Melak atau kadang orang-orang Dayak asal Kutai Barat yang tinggal dan menetap di kota Samarinda selalu bilang istilah "pergi ke Hulu" kalau mereka mau pulang kampung ke Melak Kutai Barat. Nama "Melak" lebih familiar daripada nama "Sendawar", padahal sih sebenarnya ibukota kab Kutai Barat ialah Sendawar. Tapi entah kenapa orang-orang selalu mengatakan "mau pergi ke Melak" daripada "mau pergi ke Sendawar". Waktu itu aku sama sekali tidak ada bayangan akan mengunjungi Kutai Barat bahkan sekedar berkhayal pun tidak. Kebanyakan temen-temen atau tetangga saya yang orang Dayak waktu di kota Samarinda merupakan warga suku ...

Gereja KM 45 Utuslah Roh KudusMu Tuhan, Samboja Kutai Kartanegara KALTIM

Sesaat sebelum misa dimulai. Pelayanan gereja ke daerah yang sepi? Kenapa tidak. Saya lebih menganggapnya pelayanan rasa piknik. Yah selain ikut merayakan misa bersama warga disana sekaligus saya menganggapnya piknik bersama. Bagaimana tidak, ketika berada di kota pastinya jenuh dengan rutinitas. Sehingga pelayanan ke daerah yang sepi dan jauh dari kota merupakan bentuk penyegaran rohani. Yap, semua anggota paduan suara kami rela jauh-jauh hari mengatur sedemikian rupa agar jadwal yang ada jangan sampai bertabrakan dengan tugas pelayanan ini. Perjalanan ini sendiri berjarak 45 km dari kota Balikpapan dan berada di daerah Samboja, Kutai Kartanegara Kaltim. Tepatnya berada di pinggir jalan poros antara kota Balikpapan-Samarinda. Terletak diatas bukit dan dikelilingi hutan yang masih asri sehingga menambah kesan yang asik untuk didatangi.  Jadilah kami para anak-anak muda generasi bangsa bersiap untuk berangkat ketika hari H tiba. Sesaat sebelum ber...