Langsung ke konten utama

Postingan

Kamu perlu baca ini.

Stadion Sepak Bola B.J Habibie di Pare-Pare dikenal sebagai Kota Cinta Presiden Habibie-Ainun

Stadion BJ Habibie di Pare-Pare Sulawesi Selatan Sulawesi Selatan bukan cuma Kota Makassar, masih ada satu lagi sebuah kota penting di pesisir barat Sulawesi Selatan yaitu Kota Pare-Pare. Sudah sejak dari masa lalu sampai sekarang peranan pelabuhan laut Kota Pare-Pare memegang fungsi penting di Sulawesi Selatan. Ada banyak barang dan penumpang yang masuk dan keluar ke Sulawesi Selatan dari Pulau Kalimantan dan Pulau Jawa. Kapal laut berukuran besar PELNI maupun kapal ferry penumpang dan cargo, serta kapal-kapal laut lainnya sering bersandar dan berlayar ke Pare-Pare membuat ekonomi di kota ini berputar dengan cepat. Jika dari Pulau Kalimantan sering saya jumpai banyak penumpang mudik ke Sulawesi Selatan menggunakan kapal laut untuk menyeberang ke Pare-Pare. Biasanya pemudik yang datang ke Pare-Pare dengan kapal laut membawa serta barang yang sangat banyak untuk oleh-oleh sanak keluarga di kampung halaman. Sehingga perputaran uang di pelabuhan dari jasa bongkar muat dan angkat barang ol...
Postingan terbaru

Sejarah dibalik nama Jalan P Ramlee di Kuala Lumpur.

P Ramlee, sosok budayawan Melayu terkenal dari Malaysia di abadikan sebagai nama jalan  Sebagai penikmat seni dan budaya Melayu Malaysia, maka kita pasti pernah mendengar nama P.Ramlee yang mana sering tampil di film-film klasik hitam putih dari Malaysia.  Sosok P.Ramlee ini tampil kocak dalam film-film bertema Melayu, ia pandai berakting sekaligus bernyanyi, silat dan bahkan berpantun-pantun. Ia mengangkat budaya Melayu dalam film layar lebar dan hingga kini penggemarnya masih ada dan sering berkumpul untuk membawakan karya-karya dari alm P.Ramlee. Kalau di Indonesia sosok P.Ramlee ini bisa dikatakan sama seperti sosok Benyamin Sueb yang memang sudah dikenal malang melintang di layar lebar perfileman Indonesia. Sosok Benyamin Sueb ini memang lebih condong kepada budaya Betawi, dengan lagunya yang khas, alur ceritanya pun berputar kisah sehari-hari dengan aksi jenaka. Nah kalau P.Ramlee ini kadang di filmnya ia menceritakan kisah legenda rakyat di Semenanjung Malaya maupun di ...

Berjalan Kaki Sore Hari Ke Tempat Pelelangan Ikan di Sambaliung-Berau

Tempat Pelelangan Ikan Sambaliung Berau Berau Kaltim terkenal dengan hasil laut nya yang melimpah, luasnya tangkapan ikan di wilayah ini sehingga untuk mendistribusikan hasil tangkapan itu perlu sebuah fasilitas yang mendukung penjualannya. Kan tidak mungkin orang yang tinggal di kota harus pergi jauh-jauh ke pesisir untuk membeli hasil laut dari nelayan. Jadi di Sambaliung yang tidak terlalu jauh dari Pusat Kota Tanjung Redeb (hanya menyeberang jembatan) terdapat fasilitas Pelelangan Ikan, kalau dini hari banyak kapal nelayan mendaratkan hasil tangkapan lautnya untuk dilelang disini. Sistem belinya dilelang untuk diborong, dan saya pun terus terang tidak tau caranya. Pembeli ikan di tempat pelelangan ikan ini ya tentu saja mereka yang bermodal besar, pedagang lama yang sudah berpengalaman yang sanggup membeli dalam jumlah besar. Kalau sore hari sepi tidak ada kegiatan Kalau cuma membeli eceran skala rumah tangga baiknya tidak perlu membeli di pelelangan ikan cukup beli saja di pasar a...

Kisah Horor dan Seram di Tikungan Sapulete - Jalan Minyak Balikpapan Kaltim

Pos jaga yg dulu sering jadi bahan cerita seram Rasa-rasanya hampir di semua tempat memiliki kisah horor Urban Legendnya sendiri baik di perkotaan maupun di pedesaan pasti pernah kita dengar kisah turun temurun diceritakan diantara penduduk. Termasuk di Kota Balikpapan yang mana meskipun merupakan sebuah kota yang besar dan maju namun masih menyimpan cerita horor dan seram sampai sekarang. Kisah ini lebih diingat oleh penduduk asli Kota Balikpapan, dan bagi pendatang sejauh ini ada yang pernah mendengar ceritanya dan ada yang sama sekali belum pernah mendengar cerita ini. Namanya juga cerita seram jadi boleh dipercaya boleh juga tidak ya kan. Nah lanjut ke inti tulisan ini saja ya. Kisah ini diberi judul "Tikungan Sapulete di Jalan Minyak Balikpapan".  Alkisah dimasa lampau (kurang pasti di tahun berapa), di Jalan Minyak Balikpapan (Jl. Yoes Soedarso) terdapat pabrik pengolahan minyak dan gas bumi yang sangat besar sekali dan tentu saja sesuai hukum dimana ada gula pasti ada ...

Melihat Dari Dekat Kolam Penangkaran Buaya di Teritip Balikpapan-Kaltim

Buaya muara sedang berjemur Buaya Siam (Thailand) Sejak dahulu saya sudah tahu kalau di Balikpapan Kaltim sudah mempunyai tempat penangkaran Buaya. Terletak di daerah Teritip Balikpapan Timur yang berada di pesisir laut. Tempatnya agak tersembunyi jauh dari keramaian, mungkin alasan safety, atau mungkin karena lahan luas yang tersedia saat itu hanya ada di Teritip. Kecamatan Teritip Balikpapan sadar wisata Buaya dari alam liar yang berhasil ditangkap kemudian di domestikasi (dijinakkan dan dikawinkan) di penangkaran Teritip. Jadi bertelur terus bergenerasi-generasi, umumnya Buaya yang ada disini menetasnya ya di dalam kolam penangkaran.  Buaya di Penangkaran Teritip sudah terbiasa dengan kehadiran manusia sebagai petugas yang memelihara Buaya-buaya tadi, memberi makan, membersihkan kolam, dan memantau kondisi Buaya. Buaya berbikini? haha Bisa jadi kalau Buaya dari penangkaran kalau di lepas ke alam liar dia bingung bagaimana berburu mencari makan, karena sejak menetas dia hidupnya ...

Berjalan Pagi Hari di Pasar Tanjung UTC Tawau-Sabah Malaysia

Tawau, Kota yang ramai di Sabah merupakan daerah perbatasan dengan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara - Indonesia. Sesaat setelah mencari sarapan pagi hari seputaran Tawau, maka saya pergi berjalan kaki berbekal Googlemaps saya telusuri saja jalanan di depan mata. Siapa sangka saya tiba di sebuah bangunan modern, yaitu Pasar Tanjung Tawau. Pasar Tanjung Tawau - Sabah Malaysia Sekilas dari luar bangunan ini seperti Mall, tapi saya salah besar, ini Pasar bukan Mall. Saya hanya berjalan kaki di luar saja tidak masuk kedalam Pasar Tanjung karena toh saya tidak ada niatan membeli sesuatu barang di pasar. Seperti layaknya suasana pasar, maka interaksi penjual-pembeli pun terasa disini. Meskipun ramai orang dan ramai kendaraan, saya jarang sekali mendengar klakson kendaraan mobil ataupun motor. Ada semacam peraturan tidak tertulis di Sabah Malaysia bahwa klakson hanya dipakai pada kondisi pelanggaran berat saja, misal menerobos jalur, menabrak kendaraan lain, dsb. Haram hukumnya membunyikan k...

Pasar Segar Balikpapan, Bisa berolahraga badminton di dalamnya.

Lapangan Badminton Indoor di Pasar Sgar Balikpapan  Entah ide darimana ini tapi yang jelas ide ini benar-benar out of the box. Selama ini kan orang tahunya kalau pasar itu ya tempat berjual-beli bahan pangan mentah, sayuran, buah, pakaian, dll. Sisi samping Pasar Segar Balikpapan Tapi siapa sangka di Pasar Segar Balikpapan-Kaltim malah terdapat lapangan badminton yang luas dan bersih loh. Area lapangan Badminton ini terletak di bagian indoor dari Pasar Segar. Karena sejak awal dibangun, Pasar Segar ini konsepnya indoor dan bersih. Kreatif juga ni, ada lapangan badminton di dalam pasar Memang harus diakui Pasar Segar ini segmen pembelinya dari kalangan elit perumahan di sekitarnya, yaitu Perumahan Balikpapan Baru. Jadi saat itu selepas saya berurusan di salah satu ruko di Pasar Segar, saya berkeliling sejenak di bagian dalam Pasar Segar. Terkaget-kaget saya, lahhh sejak kapan ya ada lapangan badminton??  Saat itu semua lapangan Badminton sedang penuh dipakai bermain, suara guyo...

Sekilas Keraton Kesultanan Bulungan, Tanjung Palas, Kalimantan Utara.

Bagian depan Keraton Keultanan Bulungan, terdapat tiga (3) meriam bersejarah Sebagai orang yang gemar akan sejarah, maka ketika saya ada kesempatan datang ke Kabupaten Bulungan di Kalimantan Utara maka tentu hal pertama yang saya ingin jumpai yaitu Keraton Kesultanan Bulungan. Yah, meskipun bangunan ini merupakan bangunan replika karena bangunan aslinya sudah hancur lebur terbakar akibat tragedi di masa lampau, yang kisahnya bisa dibaca di internet.  Keraton Bulungan ini terletak di Tanjung Palas, yang mana agak susah dijangkau bagi orang luar Kalimantan Utara. Pusat kota Bulungan yaitu Tanjung Selor, sehingga dari Kota Tanjung Selor menuju Tanjung Palas harus menyeberang Sungai lagi. Sungai Kayan di Bulungan - Kalimantan Utara Agak repot memang saya akui, apalagi jarak nya juga jauh kalau via jalur darat Tanjung Selor ke Tanjung Palas. Via jalur penyeberangan sungai dengan Perahu ketinting pun saya baru tahu setelah pulang dari Bulungan. Ada kolega saya yang memang warga Kabupaten...

Santap Olahan Ikan Sapan, (Konon) Makanan Favorit Sultan Brunei.

  Ikan sungai terenak, sisiknya pun dapat dimakan Pulau Kalimantan terkenal dengan Sungai-sungainya yang sangat banyak, terbentang dari hulu ke hilir, di setiap wilayah Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Sebagian dari Sungai di Pulau Kalimantan tadi sudah terkenal karena ukurannya, panjangnya, kedalamannya, dan kejernihan airnya. Di dalam Sungai tersebut menyimpan berbagai sumber pangan, mulai dari berbagai jenis Ikan, Kerang Sungai, Udang, bahkan yang paling ekstrim lagi yaitu Labi-Labi (Bulus, semacam Kura-Kura berleher panjang dan ganas menggigit). Ada satu jenis ikan sungai yang terkenal karena rasanya yang paling juara, mulai dari daging ikannya yang lembut dan manis, sisiknya pun juga bisa dimakan tidak keras malah saya rasa nikmat dengan sisiknya, nama ikan itu ialah Ikan Sapan. Di dalam Sungai, ikan Sapan ini hidupnya di derah hulu sungai, terlebih khusus di sekitar air terjun, dan lebih lagi di sekitar air sungai yang jernih. Semua karakter tersebut adanya di daerah hulu, ai...

Marston Mat, lempengan baja eks landasan pesawat Perang Dunia II di Tarakan dan Balikpapan

Marston Mat di Tarakan  Marston Mat di Balikpapan  Di jaman perang dunia ke-2 Kota Balikpapan dan Tarakan dahulunya merupakan tempat pengolahan minyak bumi untuk BBM yang dikelola kolonial Belanda. Sehingga untuk memudahkan mobilitas armada pesawat tempur pihak sekutu dan Jepang maka pada masa itu landasan pacu untuk pendaratan dan lepas landas pesawat digunakan lempengan baja berbolong-bolong sebagai fasilitas sementara. Nah ketika setelah Indonesia merdeka dimana jaman itu sudah semakin canggih, aspek safety semakin diperketat, dan teknologi konstruksi Beton juga sudah berkembang pesat pada bandara maka keberadaan lempengan baja berbolong-bolong ini mulai digantikan dengan landasan beton. Banyak lempengan baja berbolong-bolong Marston Mat yang masih tersisa ini dipakai orang umum entah sebagai penutup saluran parit (di Balikpapan), dan sebagai pijakan tangga (di Tarakan). Entah berapa banyak lempengan baja Marston Mat yang sudah diloak besi tua.  Sayang sekali ya, kenap...