Alun-Alun Penajam Paser Utara Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki tempat berkumpul alun-alun yang sangat luas dan bersih persis di depan Kantor Bupati Penajam Paser Utara, Letaknya berada di poros jalan utama Penajam Paser Utara dan terlihat sangat besar dari kejauhan. Kami pergi kesana saat hari kerja dan alun-alun ini sedang sepi pengunjung (maklum karena masih jam kerja). Penduduk Penajam rasanya tidak terlalu banyak sehingga kalau kita berkeliling sekitar Penajam masih dapat ditemui kondisi jalanan yang sepi dari manusia. Deretan patung Rusa Sambar menghiasi alun-alun Penajam Paser Utara. Tak mengherankan karena memang satwa Rusa Sambar adalah fauna khas Penajam Paser Utara. Terdapat penangkaran hewan Rusa Sambar di daerah Api-Api yang khusus memelihara dan mengembangbiakkan Rusa Sambar di Penajam Paser Utara. Berawal dari keprihatinan Gubernur Kaltim di era tahun 90an tentang berkurangnya populasi Rusa Sambar yang mendorong dibentuknya tempat penangkaran Rusa Sambar di Penajam ...
Saksi sejarah kolonialisme Belanda di Berau Teluk Bayur di Berau Kaltim dahulu memang berjaya dengan industri pertambangan Batu Bara yang dikelola oleh Steenkolen sebuah perusahaan pertambangan Batu Bara milik Belanda. Tentu dalam aktifitas pertambangan Batu Bara-nya meninggalkan jejak bukti sejarah keberadaan cerita itu. Selain bukti kehidupan masyarakat Belanda di alun-alun lapangan Teluk Bayur, terdapat juga bukti kematian masyarakat Belanda di Teluk Bayur. Makam atau kuburan Belanda beberapa masih tersisa dan dapat dilihat hingga sekarang di tahun 2026. Minimnya arsip kesejarahan tentang jejak kolonialisme Belanda di Teluk Bayur Berau membuat saya kebingungan untuk mencari petunjuk dalam menggali informasi terkait kejayaan industri Batu Bara jaman Kolonialisme Belanda. Awalnya saya bisa dibilang kebetulan menemukan kuburan Belanda ini. Saat saya berada di sekitar Teluk Bayur Berau, saya kebingungan akan arah dan saya buka aplikasi Googlemaps tanpa sengaja saya menemukan sebuah loka...