Ikan sungai terenak, sisiknya pun dapat dimakan Pulau Kalimantan terkenal dengan Sungai-sungainya yang sangat banyak, terbentang dari hulu ke hilir, di setiap wilayah Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Sebagian dari Sungai di Pulau Kalimantan tadi sudah terkenal karena ukurannya, panjangnya, kedalamannya, dan kejernihan airnya. Di dalam Sungai tersebut menyimpan berbagai sumber pangan, mulai dari berbagai jenis Ikan, Kerang Sungai, Udang, bahkan yang paling ekstrim lagi yaitu Labi-Labi (Bulus, semacam Kura-Kura berleher panjang dan ganas menggigit). Ada satu jenis ikan sungai yang terkenal karena rasanya yang paling juara, mulai dari daging ikannya yang lembut dan manis, sisiknya pun juga bisa dimakan tidak keras malah saya rasa nikmat dengan sisiknya, nama ikan itu ialah Ikan Sapan. Di dalam Sungai, ikan Sapan ini hidupnya di derah hulu sungai, terlebih khusus di sekitar air terjun, dan lebih lagi di sekitar air sungai yang jernih. Semua karakter tersebut adanya di daerah hulu, ai...
Marston Mat di Tarakan Marston Mat di Balikpapan Di jaman perang dunia ke-2 Kota Balikpapan dan Tarakan dahulunya merupakan tempat pengolahan minyak bumi untuk BBM yang dikelola kolonial Belanda. Sehingga untuk memudahkan mobilitas armada pesawat tempur pihak sekutu dan Jepang maka pada masa itu landasan pacu untuk pendaratan dan lepas landas pesawat digunakan lempengan baja berbolong-bolong sebagai fasilitas sementara. Nah ketika setelah Indonesia merdeka dimana jaman itu sudah semakin canggih, aspek safety semakin diperketat, dan teknologi konstruksi Beton juga sudah berkembang pesat pada bandara maka keberadaan lempengan baja berbolong-bolong ini mulai digantikan dengan landasan beton. Banyak lempengan baja berbolong-bolong Marston Mat yang masih tersisa ini dipakai orang umum entah sebagai penutup saluran parit (di Balikpapan), dan sebagai pijakan tangga (di Tarakan). Entah berapa banyak lempengan baja Marston Mat yang sudah diloak besi tua. Sayang sekali ya, kenap...