Pulau Nunukan adalah batas terdepan bangsa Indonesia di Kalimantan Utara, berbatasan daratan, sungai dan laut dengan Malaysia tentu saja membuat Nunukan disinggahi para perantau yang hendak berpergian ke Tawau, Sabah, Malaysia.
Saya pergi ke Pulau Nunukan melalui Pulau Tarakan dari pelabuhan Tengkayu Tarakan menggunakan Speedboat reguler.
Perjalanan jalur air ditempuh selama kurang lebih 3 jam lamanya.
Sepanjang perjalanan Tarakan-Nunukan tentu terlihat tambak udang, ikan, kepiting, dan budidaya rumput laut yang kualitasnya top di ekspor ke negara lain.
Ohya, Pelabuhan Tengkayu di Tarakan menyediakan shuttle bis gratis loo dari pintu gerbang depan pelabuhan hingga ke terminal keberangkatan, jadi tak perlu capek-capek jalan kaki.
Setelah 3 jam tertidur di Speedboat akhirnya saya tiba juga di Pelabuhan PLBL Pos Lintas Batas Laut Liem Hie Djung Nunukan.
Bangunan PLBL Liem Hie Djung Nunukan ini sangat megah dan sepertinya bangunan baru loo saya tak menyangka lebih bagus pelabuhan Nunukan daripada pelabuhan Kayan di ibukota Kaltara Tanjung Selor.
![]() |
Shuttle Bis Pelabuhan Tengkayu Tarakan. |
![]() | ||
Saya berangkat dari pelabuhan Tengkayu Tarakan
|
![]() |
Tiba di pelabuhan PLBL Liem Hie Djung Nunukan. |
![]() |
Bangunan pelabuhan Pos Lintas Batas Laut Liem Hie Djung Nunukan |
![]() |
Bagian Informasi PLBL Liem Hie Djung Nunukan |
Komentar
Posting Komentar