Langsung ke konten utama

Postingan

Waduk Telaga Sari Kota Balikpapan sebagai Pengendali Banjir.

Waduk Telaga Sari Balikpapan Kaltim Balikpapan sebagai kota besar yang mana kontur perbukitannya rawan terjadi longsoran ketika hujan deras melanda maka tak heran jika kota ini memiliki sarana untuk menampung air hujan supaya tidak menimbulkan banjir yang besar. Terdapat Waduk Telaga Sari yang ada di tengah Kota Balikpapan yang berfungsi untuk mengendalikan air hujan ketika tiba musim penghujan. Setidaknya dengan adanya Waduk Telaga Sari ini air hujan dapat ditampung sementara sebelum dibuang perlahan-lahan supaya menjaga debit air hujan yang dibuang tidak melebihi kapasitas drainase kota. Waduk Telaga Sari ini berada di area perbukitan di ketinggian  dan sangat vital sekali keberadaannya. Pernah terjadi beberapa tahun lalu secara mendadak volume air di dalam Waduk Telaga Sari ini surut hingga kosong dalam semalam. Entah masih menjadi misteri yang belum dapat dipastikan penyebabnya apa. Karena tidak ada laporan warga terkait luapan air yang keluar dari waduk ini. Tidak ada banjir p...

Koleksi Anggrek Langka Pulau Kalimantan di Orchidarium Rumah Anggrek Kebun Raya Balikpapan Kaltim

Sampai juga di Orchidarium Kebun Raya Balikpapan Kebun Raya Balikpapan di kilometer 15 ruas Jalan Soekarno-Hatta dimana jalur ini merupakan lalu lintas padat kendaraan berat truk, tronton, trailer, bis, mobil city car, sepeda motor, sepeda listrik, dan segala jenis kendaraan yang tak pernah terbayangkan ada melintas di jalur ini. Ruas Jalan Soekarno-Hatta di Kota Balikpapan ini adalah jalur darat utama lintas kota di Provinsi Kalimantan Timur. Jalur ini memfasilitasi manusia dan barang yang ingin berpergian dari Balikpapan - IKN Nusantara - Samarinda hingga sebaliknya. Volume kendaraan kian meningkat di jam-jam krusial berangkat kerja sekitar jam 06.30 hingga 07.30 pagi dan juga di jam orang pulang kerja sekitar 17.00 s/d 18.00. Asap pekat hasil pembuangan gas buang kendaraan selalu mengepul di jam-jam sibuk tersebut. Belum lagi ditambah dengan debu pasir jalanan yang ikut terbang akibat pergerakan kendaraan. Siap-siap saja mata selalu kelilipan jika kita naik motor melintas di jalur i...

Berkunjung ke Alun-Alun Kantor Bupati Penajam Paser Utara Kaltim

Alun-Alun Penajam Paser Utara Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki tempat berkumpul alun-alun yang sangat luas dan bersih persis di depan Kantor Bupati Penajam Paser Utara, Letaknya berada di poros jalan utama Penajam Paser Utara dan terlihat sangat besar dari kejauhan. Kami pergi kesana saat hari kerja dan alun-alun ini sedang sepi pengunjung (maklum karena masih jam kerja). Penduduk Penajam rasanya tidak terlalu banyak sehingga kalau kita berkeliling sekitar Penajam masih dapat ditemui kondisi jalanan yang sepi dari manusia. Deretan patung Rusa Sambar menghiasi alun-alun Penajam Paser Utara. Tak mengherankan karena memang satwa Rusa Sambar adalah fauna khas Penajam Paser Utara. Terdapat penangkaran hewan Rusa Sambar di daerah Api-Api yang khusus memelihara dan mengembangbiakkan Rusa Sambar di Penajam Paser Utara. Berawal dari keprihatinan Gubernur Kaltim di era tahun 90an tentang berkurangnya populasi Rusa Sambar yang mendorong dibentuknya tempat penangkaran Rusa Sambar di Penajam ...

Menelusuri Jejak Kolonial Kuburan Belanda di Teluk Bayur Berau

Saksi sejarah kolonialisme Belanda di Berau Teluk Bayur di Berau Kaltim dahulu memang berjaya dengan industri pertambangan Batu Bara yang dikelola oleh Steenkolen sebuah perusahaan pertambangan Batu Bara milik Belanda. Tentu dalam aktifitas pertambangan Batu Bara-nya meninggalkan jejak bukti sejarah keberadaan cerita itu. Selain bukti kehidupan masyarakat Belanda di alun-alun lapangan Teluk Bayur, terdapat juga bukti kematian masyarakat Belanda di Teluk Bayur. Makam atau kuburan Belanda beberapa masih tersisa dan dapat dilihat hingga sekarang di tahun 2026. Minimnya arsip kesejarahan tentang jejak kolonialisme Belanda di Teluk Bayur Berau membuat saya kebingungan untuk mencari petunjuk dalam menggali informasi terkait kejayaan industri Batu Bara jaman Kolonialisme Belanda. Awalnya saya bisa dibilang kebetulan menemukan kuburan Belanda ini. Saat saya berada di sekitar Teluk Bayur Berau, saya kebingungan akan arah dan saya buka aplikasi Googlemaps tanpa sengaja saya menemukan sebuah loka...

Gereja Pouk Kornelius Kodam Mulawarman Kota Balikpapan

Bagunan Gereja Pouk Kornelius Kodam Mulawarman dengan cat berwarna putih  Sekali waktu dipagi hari weekday ketika sedang melintas di depan sekolah Kartika di Prapatan Balikpapan terlihat oleh saya sebuah bangunan mungil berwarna putih dengan lambang salib terpasang jelas pada bangunannya. Sejenak saya berpikir apakah ini gedung Gereja? kok saya baru tahu ya? apa saya saja yang belum update tentang keberadaan gedung Gereja disini? Kemudian tidak pakai lama saya menepi dan berhenti sejenak dari sepeda motor saya dan mencoba membuka pintu pagar area gedung Gereja ini yang memang tidak dikunci. Setelah saya masuk ke area halaman yang menurun landai maka terbaca dengan jelas nama gedung Gereja ini Gereja Pouk Kornelius Kodam Mulawarman di Kota Balikpapan. Tameng dari kayu berukiran khas Dayak   Maka sudah jelas bahwa gedung Gereja ini dibangun untuk memfasilitasi bidang kerohanian anggota militer Kodam Mulawarman. Saya juga kurang tahu dengan pasti jadwal ibadahnya setiap hari apa ...