![]() |
| Pelabuhan Ferry Tawau |
![]() |
| Barang bawaan penumpang disimpan di bagian belakang |
Setelah melewati proses cekin penumpang dan bagasi ditambah proses cek imigrasi yang cukup panjang melelahkan akhirnya keluar juga saya ke dermaga tempat kapal ferry yang akan membawa saya berangkat kembali pulang ke Indonesia.
Selama di pelabuhan Ferry Tawau dan bahkan ketika kita sudah berada di dalam kapal ferry ada saja orang yang menawarkan penukaran mata uang Ringgit Malaysia ke Rupiah Indonesia.
Sebelum sampai ke Pelabuhan Nunukan Indonesia kita wajib melakukan pengisian kedatangan di aplikasi All-Indonesia. Intinya adalah kita melapor di aplikasi imigrasi itu bahwa kita hendak kembali masuk ke Indonesia melalui pintu masuk mana, dengan siapa, berapa orang, di tanggal berapa, naik moda transportasi apa dan membawa bagasi berapa banyak, dll.
Cukup memudahkan sekali prosesnya. Semuanya dilakukan secara online lewat HP.
Perjalanan menyeberang saat itu cukup smooth, ombak laut cukup tenang padahal cuaca sedang mendung gelap mau hujan.
AC di dalam kapal ferry saya sangat dingin sekali dan membuat saya pilek apalagi kondisi badan tidak fit dan tidak cukup istirahat.
Ohya di dalam Kapal Ferry penyeberangan Tawau Malaysia ke Nunukan Indonesia tidak ada kantin atau penjual snack dan minuman ya, jadi sebelum berangkat jangan lupa beli dulu di sekitar pelabuhan ferry Tawau untuk bekal selama menyeberang karena cukup lama memakan waktu.
![]() |
| Petugas Pelabuhan Nunukan Indonesia dan Porter Barang sudah menunggu |
![]() |
| Cuaca buruk selama perjalanan |
![]() |
| Sisi daratan Indonesia dan sisi daratan Malaysia terpisah laut |
![]() |
| Hiburan di dalam kapal Ferry |
![]() |
| Bukan main tariff kelebihan bagasinya mahal. |









Komentar
Posting Komentar