Sebagai tempat bersejarah Perang Dunia ke II dan perang kemerdekaan, maka di Kota Balikpapan juga memiliki beberapa tempat bersejarah yang menyimpan jejak sejarah di masa lampau.
Makam Jepang di pinggir pantai kawasan Lamaru merupakan warisan peninggalan untuk mengenang tentara Jepang yang gugur saat era perang Dunia ke II dan perang kemerdekaan.
Saking banyaknya jumlah orang yang meninggal dari pihak Jepang, maka pemerintah Jepang mengabadikan warga yg gugur tsb dalam bentuk makam.
Entah apakah makam ini benar menyimpan abu atau jenazah warga Jepang, atau hanya sebagai tempat simbolis penghormatan kepada arwah yg gugur.
Menariknya, kadang masih ada loo warga Jepang yang hadir ke Balikpapan untuk ke makam ini, biasanya keturunan anak cucu dari mereka tentara Jepang yang pernah bertugas di Balikpapan.
Pendeta Shinto juga ikut datang dan melakukan ritual sembahyang arwah, persis seperti dalam film film Jepang.
Makam Jepang ini masih terawat dan kondisinya baik. Taman di dalam makam juga terawat, pagar pembatas pun masih kokoh berdiri.
Semoga tempat ini tetap lestari sebagai kenangan dan pelajaran bahwa peristiwa perang, kekerasan tidak ada gunanya kecuali kesia-siaan bagi semua pihak.
Kalah jadi Abu, menang jadi Arang. Seperti itulah istilahnya.
![]() |
Anak cucu datang dari Jepang ke makam ini. |
![]() |
Pendeta Shinto melaksanakan ritual sembahyang arwah. |
Komentar
Posting Komentar