Selamat pagi & salam untuk kalian semua.
Pada hari yang baru ini, dikala mentari sedang bersinar hangat-hangatnya ada yang hendak ingin aku share soal pengalaman menginap bersama dalam rangka syukuran sekaligus refleksi perjalanan sebuah kelompok paduan suara Gereja.
Bukankah Tuhan sendiri yang berkata dalam sabdaNya kepada kita untuk
mengembangkan talenta yang telah diberikan agar talenta itu menjadi bertambah dan
berganda beberapa kali lipat bukannya dipendam saja dan dibiarkan saja
sehingga talenta yang sudah diberikan tidak bertambah juga tidak berganda.
Adalah kami sekelompok anak muda Gereja Katolik yang terdiri dari berbagai latar belakang, asal daerah, suku, pekerjaan dan paroki yang ada di kota Balikpapan (ada tiga paroki dikota Balikapan, kami semua berasal dari paroki yang berlainan) yang rindu dan memiliki keinginan yang kuat untuk bernyanyi dengan baik. Dengan baik? Maksudnya....?
Selama ini seperti yang kita ketahui tidak banyak umat yang mampu bernanyi dengan baik dan benar serta selaras dengan liturgi Gereja, paduan suara yang baik adalah paduan suara yang mampu bernyanyi tidak hanya asal bersuara keras, namun harus bisa menyatukan suara satu dengan yang lainnya. Hal ini tentunya tidak mudah, diperlukan pengaturan waktu disela-sela kegiatan sehari-hari seperti pekerjaan, keluarga dan kehidupan pribadi. Kunci agar bisa bernyanyi dengan baik adalah dengan latihan terus menerus dan berkelanjutan. Bukankah dengan berlatih itu justru akan mengasah kemampuan kita, seperti pisau yang tumpul bila terus menerus diasah maka akan menjadi tajam dan pisau yang tajam bila jarang dipakai maka akan menjadi rusak dan berkarat. Memiliki suara yang bagus namun jika jarang ikut berlatih bersama kelompok paduan suara, maka ia akan terdengar dominan dan "merusak" keterpaduan suara yang sudah rutin dilatih sekian lama. Maka itulah mengapa berlatih bersama dan rutin itu adalah hal yang paling utama dan esensi sebuah kelompok paduan suara.
Pengaturan waktu agar dapat berlatih adalah hal yang utama bagi saya. Memang kegiatan sehar-hari seperti pekerjaan menyita dan menguras waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Namun karena kecintaan dan keinginan yang mendalam agar dapat berlatih bernyanyi dengan baik, hal itu tidak menjadi masalah. Menurutku adalah lebih baik berlelah-lelah untuk hal yang baik dan positif di masa muda daripada bersantai-santai & nongkrong dimasa muda.
Aku ingin menebus kembali masa-masa muda serta tahun-tahun yang dulu hilang karena bersama dengan "dia" yang ternyata sekarang meninggalkanku, seharusnya waktu yang dulu terlewati bersamanya bisa kugunakan untuk berorganisasi dan berkegiatan.
Kelompok paduan suara itu bernama "Psallite Cantorum". Dengan usia genap dua tahun kami merayakan rasa syukur atas usia kami yang masih muda serta syukuran dalam rangka merayakan raihan prestasi runner up pada lomba Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Kaltim 2017. Kami mengadakan acara bersama berupa camping / menginap di sebuah villa yang terletak dekat dibibir pantai Lamaru Balikpapan, acara itu terlaksana pada hari sabtu dan minggu kemarin pada tanggal 23-24 September 2017.
Kenapa acara ultah dan kemenangan harus dirayakan? Sederhana, karena kita sangat bersyukur kepada Tuhan atas raihan yang telah dicapai dalam usia dua tahun ditambah lagi kami boleh mendapat posisi kedua dalam ajang perlombaan paduan suara Pesparani Kaltim 2017, kami bersyukur sekali karena kami semua adalah anak-anak muda yang sebagian besar tidak bisa membaca not balok, sama sekali awam di dunia paduan suara, belum ada pengalaman untuk ikut acara serupa. Seperti yang kita tahu di kota Balikpapan pastinya ada sangat banyak paduan suara namun tidak semua paduan suara itu berani dan mau ikut perlombaan seperti ini dan kita yang selama ini merasa belum punya pengalaman dan masih belum percaya akan kemampuan tim boleh berhasil meraih posisi kedua.
Soal menginap, adalah sebuah keberuntungan kalau boleh kubilang, karena kita tidak dikenakan biaya sepeser pun untuk dapat menginap di villa yang indah dan nyaman tersebut, loh kok bisa? Ini semua dikarenakan kemurahan hati atasan kerja teman kami, Merry yang berkenan meminjamkan kunci villa agar dapat kami gunakan dalam kegiatan ini. Beberapa hari panitia disibukkan dengan berbagai persiapan jelang acara syukuran ulangtahun dan kemenangan juara dua Pesparani seperti mensurvei lokasi acara, membeli berbagai kebutuhan masak memasak, mempersiapkan games, menyusun rundown acara, mempersiapkan berbagai hal guna mendukung kelancaran acara ini.
Acara ini sendiri terdiri dari : masak memasak, bakar-bakar ikan nila dan ayam, makan bersama, fun games, sharing session, senam pagi, tukar kado, berdoa Rosario, melihat cd penampilan kita waktu lomba Pesparani, berdendang ria menyanyikan lagu rohani dan berfoto bersama dengan dresscode yang sudah ditentukan yakni nuansa putih. Model baju seperti apapun tidak menjadi soal selama berwarna atau bernuansa putih sebagai tanda kekompakkan kami pastinya. Kami memang masih muda dan masih suka bersenang-senang, namun semua itu berubah total dikala memasuki acara yang serius yakni berdoa Rosario sebagai ungkapan syukur kami semua.
Villa ini berada di bagian timur kota Balikpapan dengan waktu tempuh sekitar 30-45 menit dari kota. Suasana disekitar nya masih asri, teduh, tenang dan sinyal telepon seluler untuk data tidak begitu bagus. Yess! Sehingga kita bisa fokus ikuti keseluruhan acara tanpa sibuk dengan gadget masing-masing.
Syukur acara berjalan dengan baik walaupun persiapan dan koordinasi acara dilakukan melalui media sosial dan kami semua kebanyakan tidak memiliki pengalaman sebagai event organiser sehingga kami kebingungan membuat / menentukan games apa yang akan dimainkan saat acara ini.
Hari pertama :
Sabtu, 23 September 2017 Panitia dengan segala peralatan, bahan dan perlengkapan acara pada jam 15.00 berangkat menuju lokasi villa, untuk membersihkan, merapikan dan menata tempat acara sedemikian rupa. Dengan sigap tanpa disuruh yang perempuan sibuk urusan dapur, yang laki-laki sibuk membersihkan dan menata tempat. Duh... kerjasama yang baik bukan?
![]() |
Panitia tiba pertama kali untuk membersihkan villa. |
![]() | |||
Ayo disapu dulu, terus pindahin mobil-mobilannya biar makin luas spacenya. |
![]() |
Naluri alami : perempuan sibuk di dapur. |
Semakin sore semakin ramai yang datang karena mereka kebanyakan masih bekerja pada siang-sore harinya. Rela-rela hadir sebagai bukti bahwa kecintaan akan kelompok ini sangat tinggi padahal saat itu malam minggu dan kebanyakan mereka mempunyai pacar diluar kelompok ini namun mereka lebih memilih untuk berpartisipasi menyemarakkan acara syukuran kelompok paduan suara ini.
![]() |
Sudah siap beluuuum yang mau dibakar? |
![]() |
Selagi cewek-cewek sibuk di dapur, yuk cowok-cowok atau yang berjiwa cowok kita main kartu. |
Sambil menunggu makanan siap, teman-teman yang lain asik bernyanyi lagu rohani diiringi petikan gitar, tepukan instrumen akustik semakin mempererat dan menghangatka suasana pada malam itu. Kami semakin mengenal satu dengan yang lainnya, semakin memahami sifat dan karakter masing-masing anggota.
![]() |
Ayo bang ambil gitarnya, kita bernyanyi. |
![]() |
Mau minta lagu apa? tapi browsing dulu ya liriknya, lupa. |
Setelah bakar-bakar ikan nila dan ayam selesai tibalah untuk..... makan bersama, waktu menunjukkan pukul 22.00 WITA malam. Ada lalapan daun singkong rebus, tempe-tahu goreng, sambal, ikan bakar, ayam bakar, buah semangka. Waaaw nikmat! Lahap hap hap menghabiskan makanan ini. Aku sampai nambah porsi lagi dong.
![]() | ||
Ikan nila & ayam bakar sudah siap, tempe-tahu goreng bentar lagi selesai yaaa. |
![]() |
Kalau sudah lapar, keliatan deh aslinya! Nasi mana nasi! |
Tawa canda riang dan olok-olokkan a.k.a bully memang ada, namun itu semua tidak kami masukkan hati, hanya sebagai pencair suasana semata. Tidak ada sakit hati akibat candaan, perbuatan dan kata-kata yang keluar namun demikian tetap menjaga candaan agar jangan sampai kelewatan.
Sesuai kesepakatan, setelah makan bersama yang walaupun acara ini sudah meleset jauh dari rundown acara molor beberapa jam namun semuanya mengalir begitu saja. Ohya, kita memang sudah memesan cd penampilan kita saat tampil pada Pesparani dan kita sudah berjanji akan melihatnya bersama. Nah momen ini kita jadikan sebagai nonton bersama penampilan kita agar kita tahu seperti apa hasilnya dan apa yang harus diperbaiki lagi. Sempat terjadi gangguan teknis yakni tidak dapat digunakannya cd player untuk memutar cd tersebut namun masalah terselesaikan karena terdapat teman lainnya yang membawa laptop ke acara tersebut (dia sambil urusin kerjaan loo bayangin coba sebegitunya dia agar bisa ikutan acara ini).
Nah setelah puas melihat cd penampilan kita tibalah acara serius, yakni berdoa Rosario dan waktu saat itu hampir tengah malam. Adalah hal lumrah sebagai seorang beriman untuk berdoa, apalagi ini adalah ungkapan syukur bersama maka berdoa adalah hal wajib yang harus dilaksanakan. Pemimpin doa, pembaca kitab suci, pempimpin nyanyian berasal dari kami sendiri. Anggota kami ada yang merupakan putra-putri altar, lektor, pemazmur & dirigen di Gereja masing-masing. Ini adalah pengalaman pertamaku berkumpul bersama dengan teman-teman paduan suara, merayakan ultah & capaian prestasi bersama. Sungguh indah dan nikmat, semoga persahabatan ini tetap dan terus hingga bertahun-tahun kemudian.
![]() |
Ayo disiapkan peralatan berdoa Rosarionya. |
![]() |
Bercanda boleh, namun jika tiba waktu berdoa harus serius yaa. |
Setelah acara berdoa, tibalah saatnya acara..... tukar kado. eng ing engggg....
Sesuai kesepakatan sebelumnya kami harus membawa kado dengan budget minimal Rp 10.000, dibungkus kertas koran dan tidak boleh berupa makanan. Ada sebanyak 24 kado yang terbungkus kertas koran terkumpul pada panitia dan langsung saja panitia memberikan nomor secara berurutan pada kado tersebut sekaligus juga membuat kertas undian berurutan dari nomor 1 hingga 24. Sistem tukar kadonya adalah setiap orang secara satu persatu maju mengambil undian kertas yang sudah di berikan nomor dan digulung kemudian orang tersebut melihat nomor undiannya dan memastikan nomor tersebut adalah bukan kado miliknya. Jika kebetulan orang yang mengambil undian mendapatkan kado dari dirinya sendiri maka orang tersebut harus mengembalikan nomor undian yang sudah ia dapat untuk kemudian mengambil ulang nomor undian yang lain. Setelah semua orang selesai mengambil nomor undian, barulah kami semua mengambil kado yang nomornya sesuai dengan nomor undian.
Nah disini letak keseruannya, ada yang mendapatkan kado dengan bungkus yang besar dan kecil, walaupun dibungkus koran ada juga kado yang dipermanis dengan penambahan pita. Ada juga kado yang asal dibungkus koran sehingga awut-awutan begitu penampilannya, haha. Setelah keadaan sedikit tenang dan semua orang sudah memegang kadonya masing-masing, barulah secara urut kado dibuka satu persatu bergantian sesuai nomor urut undian. Jadi orang yang mendapatkan kado dari nomor undian nomor 1 yang membuka kado hingga undian nomor 24. Seruuu! Semua orang mengetahui kado apa saja yang didapatkan. Ada yang mendapatkan kado unik, aneh dan kado yang umum-umum saja yaitu: pigura foto, tempat kartu (card holder), cukuran kumis & korek api gas (untungnya yang mendapat kado ini adalah laki-laki, pas! hehe), botol minuman, botol kaca yang didalamnya ada hiasan daun kering, bunga-bunga kering yang disusun sedemikian rupa (ini kreativitas tingkat tinggi, kado buatan sendiri, keren ya!), rosario, topi, gantungan kunci, nomor perdana kartu seluler (wahh yang ini idenya hebat juga ya), tempat lilin berhias, bantal leher, catokan rambut unyu warna merah muda (aw aw aw yang mendapat kado ini kebetulan laki-laki! hehehe langsung deh dia mendadak ngondek), saya sendiri mendapatkan jam hias warna biru muda untuk ditaruh di meja kerja (kebetulan dikantor jam dinding tidak berfungsi).
![]() |
Tunggu giliran ya ambil nomor undiannya. |
![]() |
Coba liat isi kadomu apa? |
Nah disini letak keseruannya, ada yang mendapatkan kado dengan bungkus yang besar dan kecil, walaupun dibungkus koran ada juga kado yang dipermanis dengan penambahan pita. Ada juga kado yang asal dibungkus koran sehingga awut-awutan begitu penampilannya, haha. Setelah keadaan sedikit tenang dan semua orang sudah memegang kadonya masing-masing, barulah secara urut kado dibuka satu persatu bergantian sesuai nomor urut undian. Jadi orang yang mendapatkan kado dari nomor undian nomor 1 yang membuka kado hingga undian nomor 24. Seruuu! Semua orang mengetahui kado apa saja yang didapatkan. Ada yang mendapatkan kado unik, aneh dan kado yang umum-umum saja yaitu: pigura foto, tempat kartu (card holder), cukuran kumis & korek api gas (untungnya yang mendapat kado ini adalah laki-laki, pas! hehe), botol minuman, botol kaca yang didalamnya ada hiasan daun kering, bunga-bunga kering yang disusun sedemikian rupa (ini kreativitas tingkat tinggi, kado buatan sendiri, keren ya!), rosario, topi, gantungan kunci, nomor perdana kartu seluler (wahh yang ini idenya hebat juga ya), tempat lilin berhias, bantal leher, catokan rambut unyu warna merah muda (aw aw aw yang mendapat kado ini kebetulan laki-laki! hehehe langsung deh dia mendadak ngondek), saya sendiri mendapatkan jam hias warna biru muda untuk ditaruh di meja kerja (kebetulan dikantor jam dinding tidak berfungsi).
![]() |
Ayo semuanya perlihatkan kado kalian. |
Puas tertawa saling ejek setelah bertukar kado dan saat itu jam semakin larut memasuki waktu dini hari pukul 01.00 Wita panitia mengumumkan rencana untuk sharing session (acara curhat suka duka dan harapan agar ke depannya menjadi lebih baik lagi) apakah akan tetap dilanjutkan atau dihentikan dan dipakai untuk beristirahat? Karena sebelumnya sudah disepakati besok hari minggu 26 September 2017 harus bangun pagi jam 07.00 wita untuk senam pagi. Ternyata teman-teman kami sekalian masih ingin meneruskan acara curhat ini dan terus berlanjut hingga sekitar pukuk 02.30 dini hari, buseeet jam segini dihari biasa pastinya saya sudah terlelap.
Tapi saat itu suasana begitu meriah, ramai, canda tawa dan riang gembira. Ada sebagian yang melanjutkan tidur, bergosip, menjodoh-jodohkan satu dengan yang lain, bermain games uno stack hingga pagi menjelang.
Wahhh senang sekali bukan? Saya sendiri sudah tidak kuat menahan kantuk, sekitar jam 02.00 saya pergi tidur, namanya juga acara bersama, tidak ada yang namanya acara sendiri-sendiri atau nyaman sendiri-sendiri. Tidur dempet-dempetan, ada yang melantai, tidur berkumpul di dalam kamar yang ada Air Conditionernya ini cewek-ceweknya nihhhh dengan alasan "kami kan cewek jadi harus bobo dalam kamar doong, cowok-cowok tidur diluar aja terserah tidur dimana" busett!
![]() |
Curhat dulu. |
Tapi saat itu suasana begitu meriah, ramai, canda tawa dan riang gembira. Ada sebagian yang melanjutkan tidur, bergosip, menjodoh-jodohkan satu dengan yang lain, bermain games uno stack hingga pagi menjelang.
![]() |
Perempuan emang egois, bobo di kamar ber-AC. hehe |
![]() |
Ini cowok yang paling teratur jam tidurnya, mana dia tidur dalam kamar ber-AC pulak, buat cewek itu woi. |
Wahhh senang sekali bukan? Saya sendiri sudah tidak kuat menahan kantuk, sekitar jam 02.00 saya pergi tidur, namanya juga acara bersama, tidak ada yang namanya acara sendiri-sendiri atau nyaman sendiri-sendiri. Tidur dempet-dempetan, ada yang melantai, tidur berkumpul di dalam kamar yang ada Air Conditionernya ini cewek-ceweknya nihhhh dengan alasan "kami kan cewek jadi harus bobo dalam kamar doong, cowok-cowok tidur diluar aja terserah tidur dimana" busett!
![]() |
Kehebohan diluar, masih aja teriak-teriak mainan uno stack. |
Saya tidak bisa tidur nyenyak, tidur melantai di dapur dilewatin orang, dengar suara ketawa-ketiwi, duhh. Acara setahun sekali seperti ini dinikmati saja jangan dijadikan beban, kegiatan ini pastinya akan membekas dihati, menjadi kekal dalam ingatan dan terus kuingat hingga nanti.
Berikut foto-foto yang berhasil saya jepret secara candid, terlihat bahwa kami semua benar-benar menikmati acara yang telah disusun sedemikian rupa, kami tertawa lepas tanpa ada sekat, tanpa topeng, saling mengenal satu sama lain dan semakin mempererat hubungan satu dengan lainnya.
Demikian acara hari pertama syukuran atas ulang tahun kedua serta raihan prestasi juara kedua kami, untuk acara hari kedua akan saya lanjutkan di tulisan selanjutnya. Hari kedua acara ini semakin seru pastinya, ada banyak hal menarik yang sayang apabila dilupakan dan terlewatkan tentunya.
Sampai jumpa lagi di tulisan lanjutan bagian kedua... silahkan klik disini
![]() |
Hakuna Matata. |
Ini kado yang saya dapat, jam meja warna biru muda. Biar semakin menghargai waktu. |
Sampai jumpa lagi di tulisan lanjutan bagian kedua... silahkan klik disini
Terimakasih
Komentar
Posting Komentar