Sungai Wain adalah sebuah sungai yang mengalir dari hulu hutan lindung dan bermuara di teluk Balikpapan.
Tak banyak orang yang pernah masuk ke dalam area waduk Sungai Wain ini karena area ini dikelola oleh perusahaan migas Nasional sehingga tak sembarang orang boleh masuk.
Kebetulan waduk Sungai Wain ini letaknya persis di sebelah hutan lindung sungai Wain yang sangat terjaga keasliannya.
Pemkot Balikpapan terkenal sangat ketat dalam pemberian ijin masuk ke dalam hutan lindung tsb. Kalau bukan tenaga ahli atau penelitian sudah pasti tidak mungkin bisa masuk kesitu.
Bahkan pekerja migas Nasional yg memiliki asset berupa kantor di waduk Sungai Wain pun TIDAK bisa masuk ke hutan lindung kecuali sudah mendapatkan ijin.
Pemkot Balikpapan konsisten tidak pernah sekalipun memberi ijin konsesi pembukaan hutan untuk pertambangan. Makanya masih banyak sekali hutan alami di Balikpapan.
Sekedar info di dalam hutan lindung sungai Wain ini terdapat varietas tanaman jahe Balikpapan looh dengan nama ilmiahnya Etlingera Balikpapanensis.
Jahe asli Balikpapan ini cuma tumbuh di dalam hutan lindung sungai Wain. Ukurannya besar jika dibandingkan varietas jahe biasa lainnya di pasaran.
Etlingera Balikpapanensis adalah satu-satunya nama ilmiah flora yang ada unsur nama kota Balikpapan. Manteeep.
Semoga semakin lestari keberadaan Jahe Balikpapan di alam lepas.
Ohya waduk sungai Wain ini rupanya peninggalan Belanda yg dibangun untuk mensuplai kebutuhan air baku pabrik pengolahan minyak dan gas bumi di Balikpapan.
Perusahaan migas nasional yg sekarang mewarisi pengelolaan waduk Sungai Wain dan meneruskan tongkat estafet ini dari Belanda.
Di dalam air waduk Sungai Wain ini terdapat buaya loo dan pernah menyebabkan kematian bagi warga sekitar karena dimangsa buaya.
Akibat kejadian itu maka penjagaan kawasan waduk itu semakin ketat. Kecuali untuk warga lokal yang turun temurun tinggal disana ya mereka sudah terlatih dengan kondisi tsb.
Jadi berhati-hatilah...
![]() |
Cheese |
![]() |
Jembatan ikonik disini, konon buaya suka berjemur dijembatan hiii. |
![]() |
Ahli burung liar sedang pengamatan. |
![]() |
Bersebelahan dengan kawasan hutan lindung Sungai Wain Balikpapan. |
![]() |
Mas-mas tuan rumah yg menemani kami |
![]() |
Ga boleh mancing yaa |
Komentar
Posting Komentar