 | | Nampak depan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan |
Nunukan di Kalimantan Utara merupakan wilayah ujung batas negara Indonesia dengan Malaysia di sebelah utara Pulau Kalimantan.
Banyak yang agak bingung dengan Nunukan ini, termasuk saya. Jadi Kabupaten Nunukan ini terdiri dari Pulau Nunukan - Pulau Sebatik - dan Nunukan di daratan Kalimantan. Nah ibukota Kabupaten Nunukan ini letaknya di Pulau Nunukan yang mana terpisah dari daratan utama Kalimantan. Kadang saya suka bingung dengan Pulau Nunukan dan Kabupaten Nunukan, karena keduanya berbeda. Pulau Nunukan termasuk dalam Kabupaten Nunukan, namun Kabupaten Nunukan tidak cuma Pulau Nunukan. Nahhloo pusing ga? Jadi di Kabupaten Nunukan ini hanya Pulau Nunukan yang merupakan daerah paling ramai, paling bagus, paling utama di Kabupaten Nunukan. Semua kantor pemerintahan Kabupaten Nunukan letaknya di Pulau Nunukan, termasuk Kantor Bupati Nunukan. Jadi semua penduduk di Kabupaten Nunukan jika ingin mengurus sesuatu di ibukota Kabupaten ya mereka menyeberang ke Pulau Nunukan. Rumah Sakit Umum Daerah pun adanya di Pulau Nunukan, jadi agak susah di jangkau ya menurut saya, merepotkan sekali harus menyeberang laut lagi. Oke, kembali ke tulisan utama, sejak dahulu di Pulau Nunukan sudah menjadi pintu keluar-masuk ke negara Malaysia. Tak heran banyak orang dari Pulau Sulawesi, NTT, Jawa, dan Kota di Kalimantan lainnya pergi ke Pulau Nunukan. Karena letaknya di sebuah Pulau dan belum ada jembatan darat dari daratan Kalimantan ke Pulau Nunukan maka jalur lautlah yang paling berkembang di Pulau Nunukan. Ada sih bandara kecil di Pulau Nunukan, namun hanya dapat di darati pesawat berbaling-baling berbadan kecil khas bandara perintis dengan jadwal terbang yang tidak terlalu pasti dan ditambah lagi rutenya penerbangannya tidak terlalu jelas bagi umum, entah hanya ke Tarakan atau hanya ke Krayan. Yang jelas saya kalau ke Pulau Nunukan selama ini ya via jalur laut, entah naik Kapal Pelni (KM.Lambelu dan KM. Bukit Siguntang) atau naik speed boat. Yang saya tahu kalau naik Kapal Pelni ke Pulau Nunukan bisa berangkat dari pelabuhan laut Tanjung Perak Surabaya, Semayang Balikpapan, Pare-Pare Sulsel, Makassar Sulsel, Kupang NTT, Adonara NTT, dll. Kalau naik speedboat biasanya dari Pulau Tarakan ke Pulau Nunukan. Untuk menuju ke Pulau Tarakan sendiri pun juga repot harus menyeberang laut lagi. Kalau dari Berau menuju ke Nunukan ya, jalurnya kombinasi darat dan laut. Dari Tanjung Redeb Berau Kaltim ke Tanjung Selor Bulungan Kaltara naik mobil jalur darat selama 2.5 - 3 jam dan lanjut lagi naik speedboat dari Tanjung Selor Bulungan ke Pulau Tarakan dengan durasi sekitar 2 jam. Sampai di Pulau Tarakan lanjut lagi naik speedboat ke Pulau Nunukan. Repot sekali ya semoga pemerintah Kaltara ini membuat jembatan penyeberangan dari daratan Kalimantan ke Pulau Tarakan dan daratan Kalimantan ke Pulau Nunukan. Repot sekali menyeberang naik speedboat, kalau malam tidak bisa menyeberang dan terbatas sekali barang bawaan kalau naik speedboat. Nah kalau naik kapal Pelni dari Balikpapan ke Pulau Nunukan kita nanti akan turun di Pelabuhan Tunon Taka yang sekarang gedungnya sangat besar dan bagus sekali. Sudah kekinian. Parkirnya pun sudah resmi ada karcisnya dengan tarif tetap tanpa pungli.
 | | Gerbang masuk Pelabuhan Tunon Taka Nunukan |
Gedung dan pelayanan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sudah modern lah ya, ada alat pemindai barang bagasi x-ray, ada imigrasi, parkiran pelabuhan yang luas, kamar mandi bersih, ada eskalator, ruang tunggu yang nyaman ber-AC.
 | Automatic gate untuk masuk ke dalam ruang tunggu
|
 | Ruang tunggu penumpang
|
 | Terdapat eskalator di dalam gedung Pelabuhan Tunon Taka Nunukan
|
 | Petugas pintu masuk ruang tunggu
|
Jelas sekali sebagai pintu masuk dari Malaysia maka Pelabuhan Tunon Taka Nunukan ini wajib sekali berhias dan berbenah sepanjang masa, karena itulah kesan pertama yang dilihat dari WN asing yang masuk Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.
 |
Komentar
Posting Komentar