![]() |
| Gerbang masuk Pelabuhan Penajam Paser Utara |
Perpindahan manusia dan barang di jalur selatan di Kalimantan Timur yaitu Kab. Paser dan Kab. Penajam Paser Utara umumnya menggunakan kombinasi jalur darat dan jalur laut untuk dapat menyeberang ke Balikpapan.
Memang sudah ada sih jalan darat tanpa perlu menyebrang laut Simpang Semoi Petung dan berbelok ke arah Sepaku dan nanti akan tembus di Simpang Tiga kilometer 38 Samarinda-Balikpapan, namun pertimbangan jarak waktu dan tempuhnya membuat banyak orang pikir-pikir untuk jalur darat ini.
Banyak yang memilih jalur klasik, jalan darat dari Tanjung Tabalong Banjarmasin Kalsel masuk ke Kabupaten Paser tembus Long Kali-Long Ikis dan lurus terus jalur utama hingga sampai ke Penajam.
Nanti dari Penajam tinggal menyeberang laut saja ke Balikpapan. Saking dekatnya jarak Penajam dan Balikpapan, dari Pelabuhan Penajam malah sudah terlihat samar-samar Kota Balikpapan dari kejauhan.
Biasanya kendaraan truk, atau mobil, atau ada juga motor yang memilih menyeberang laut dengan kapal ferry. Laut yang diseberangi juga tidak terlalu dalam, karena merupakan Teluk.
![]() |
| Setiap hari seperti ini suasananya |
Teluk Balikpapan ini dari dahulu terkenal dengan jalur logistik laut yang sibuk, sebagai jalur utama pelayaran Kapal Penumpang (Pelni dan Ferry), Kapal Tangker Pengangkut Minyak dan Gas Bumi, Kapal Pengangkut Batu Bara, dsb.
Penyeberangan Ferry dari Penajam ke Balikpapan pp ini berlaku 24 jam, jadi jam berapapun datang pasti akan bisa menyeberang sesuai giliran Kapal Ferry.
Sistemnya first come first serve, jadi tenang saja jangan takut tidak dapat tempat di kapal ferry.
Sinar matahari bersinar sangat terik sekali saat saya menyeberang dari Penajam, rasanya seperti di ubun-ubun kepala.
![]() |
| Sinar matahari terik banget |
Disamping Pelabuhan Ferry Penajam terdapat banyak Pohon Mangrove (Bakau) tumbuh rapat dan terlihat pula rumah-rumah diatas air laut dengan perahu-perahu yang tertambat disekitarnya, sepertinya permukiman nelayan lokal. Rumah-rumah kayu yang khas dengan jembatan Kayu Ulin yang memanjang ditengah permukiman.
Nampak anak kecil bermain-main air laut, lompat bebas terjun dari atas jembatan. Tanda bahwa area itu aman (bebas dari Buaya laut).
Antrian kendaraan truk dan mobil yang hendak naik ke atas kapal Ferry saat itu berjalan dengan perlahan, tidak ada bunyi klakson, semua antri dengan tertib naik ke atas kapal Ferry.
![]() |
| Truk muatan menuju Balikpapan |
![]() | ||||
Rumah warga di pesisir Penajam
|
![]() |
| Suasana di dalam Kapal Ferry Penyeberangan Penajam ke Balikpapan |
![]() |
| Sempit banget kan yaa jaraknya |









Komentar
Posting Komentar