| Batik pesisir umumnya cerah warna-warni dan beragam motifnya |
Kalau lagi di Surabaya biasanya saking bingungnya mau jalan kemana. Saya kadang-kadang iseng menyebrang ke pulau Madura melewati jembatan Suramadu yang panjaaaaang banget.
Dengan adanya jembatan Suramadu ini akses bolak-balik Surabaya-Madura lebih mudah, cepat dan efisien dibandingkan sebelum ada jembatan. Hanya penyebrangan kapal Ferry lah satu-satunya cara menyebrang.
Sekarang tarif menyebrang cukup murah dibandingkan awal-awal diresmikannya jembatan ini.
Sehingga kalau saya sedang bersama mama di Surabaya sebelum pulang ke Kalimantan selalu menyempatkan diri ke Madura untuk membeli oleh-oleh seperti Kerupuk Rengginang, Sambel Petis, Terasi Udang dan Batik Madura.
Enak-enak loh buatan mereka. Serius ini.
Sepanjang jalan begitu tiba di Madura banyak toko-toko sederhana yang menjual berbagai pernak-pernik khas Madura. Kami biasanya beli disitu, tinggal pilih mau berhenti dimana dan bisa tawar-menawar kok.
Batik Madura terkenal dengan warna yang meriah, unik dan bermotif ceria. Berbeda dengan motif Batik Solo & Jogja yang berwarna lebih kalem (cokelat Sogan) dengan pakem motif yang lebih teratur seperti Parang, Kawung dll.
Selesai memilih Batik Madura kami pun bergegas kembali ke Kota Pahlawan, Surabaya.
| Batik Madura, unik ya. |
Komentar
Posting Komentar