Langsung ke konten utama

Berbelanja sayur dan ayam di pasar Pekan Keningau, Sabah Malaysia

keningau pedalaman sabah malaysia
Anak sekolah berjalan kaki ke halte bis sekolah


Setelah beberapa hari di rumah mertua di Keningau saya diajak jalan ke pekan (kota) Keningau. Saya diajak juga jalan ke pasar sayur dan ke pasar unggas. Penasaran dong aku seperti apa ya bentuknya?

Nah jadi pasar sayur ini adanya di kompleks ruko gitu. Para petani setiap pagi-pagi buta membawa sayur-mayurnya dan mengemasnya dengan rapi dan bersih lohhhh. Hasil pertanian mereka segar, besar dan bersih gitu. Beda jauh lah sama pasar di negara kita. Mana becek, jorok, sayurnya kotor dan ga dikemas yang rapi. Trus juga harga jual kan beda-beda ya tiap penjual. Nah kalau disini harga sayurnya fix dan sudah ada label harganya di toko penjual. Jadi ga bisa tawar-menawar ya karena harganya sudah fix dan transparan karena setiap orang bisa melihat daftar harganya. No tipu-tipu.



keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Papa mertua lagi menunggu belanjaan.



Tempe di Malaysia



keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Ini nih yang aku suka. Harga sayurnya transparan. Gak perlu capek-capek nawar dan tanya harga ketiap penjual

keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Sayur segar setiap hari langsung dari yang punya "farm"



keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Sayuran segar



keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Sudah bersih dan dibungkus rapi sama yang punya "farm"


 
keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Sayuran segar kan. Setiap hari seperti ini.



keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Cabe segar dan udah rapi diplastikin.


keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
boleh pilih pilih



keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Kendaraan yang punya "farm"


Nah puas belanja sayuran saya diajak deh ke peternakan Ayam. Papa mertua mau masakin kita jadi perlu membeli ayam hidup biar segar rasanya. uhhhh terbaik dah.


keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Stok ayam hidup yang baru datang.


keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Bersih kan peternakan ayamnya



keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Truk pengangkut ayam hidup.



keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Pilih-pilih ayam hidup yang mau dipotong dirumah.


keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Papa mertua sedang pilih-pilih ayam.



keningau pedalaman sabah malaysia pasar pekan
Kata papa mertua ayam jenis ini kurang enak kalau dimasak.


Semoga hal yang baik disini bisa dicontoh oleh pengelola dan pedagang pasar di Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berlayar dengan kapal KM. Labobar dari Balikpapan - Pantoloan - Bitung - Ternate (Part 1)

Pelabuhan Semayang Balikpapan Hai semuanya kali ini aku menulis tentang pengalamanku ketika pergi berlayar menuju Ternate dari kotaku Balikpapan dengan kapal KM Labobar Lah kok bisa ya naik kapal? emang liburnya berapa lama? terus kok bisa pas jadwal libur dengan jadwal kapal? Hehe akan kuceritakan asal muasal kenapa aku bisa pergi liburan dengan berlayar bersama KM. Labobar. Jadi pada akhir Januari 2019 itu aku sudah bisa libur selama 14 hari kalender (2 minggu).  Bingung kan mau libur pergi kemana. Mau pulang ke Samarinda ah terlalu sering dan sudah biasa. Gak perlu nunggu libur panjang kan aku bisa pulang ke Samarinda. Terus cek-cek lagi jadwal ke Bongao, Tawi-Tawi (Filipina) via Sandakan Malaysia kok menarik yaaa.. eh gak taunya dekat hari libur tiba-tiba di berita muncul kabar bahwa di daerah Sandakan khususnya Filipina bagian selatan lagi ricuh akibat kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Filipina. Ada pengeboman rumah ibadah s

Perjalanan darat dari Jailolo ke Tobelo, Halmahera Barat, Maluku Utara

Setelah lewat hutan-hutan eh tiba-tiba langsung disuguhi pemandangan seperti ini. Hai semua. Ketemu lagi pada postingan baru ini. Jadi ceritanya tuh waktu liburan di Jailolo di Halmahera Barat selama beberapa hari aku lanjut lagi ke kota Tobelo di Halmahera Utara. Aksesnya kalau dari Jailolo cuma bisa lewat darat.  Perjalanan darat dari Jailolo ke Tobelo ditempuh selama empat jam. Hehehe. Kalo kata warga lokal sih itu lama banget yah perjalanan darat itu tapi kalo buatku sih oke-oke aja. Malah gak kerasa lama tuh mungkin karena baru pertama kali menempun jalan darat kali ya. Jalan raya sudah sangat bagus loh. Lebar dan beraspal. Jalanan cukup lengang. Aspal mulus dan tidak bolong-bolong. Udara juga masih segar namun sayangnya belum terpasang fasilitas lampu jalan disisi kiri dan kanan jalan. Waktu itu aku naik mobil travel dari Jailolo ke Tobelo dan kebetulan supir travelnya ya tetangga sendiri dirumah Jailolo jadi ga takut ketinggalan mobil. Ohya satu lagi

Baju Barong Tagalog Pakaian Tradisional Pria Filipina

Barong Tagalog, pakaian pria nasional di Filipina. Sejarah :  Saat pendudukan lebih dari 300 tahun oleh Spanyol di Filipina (1561-1889) penduduk pria lokal Filipina wajib memakai baju yang sekarang dinamakan Barong Tagalog.  Barong Tagalog adalah baju pria berkerah yang tidak dimasukkan kedalam celana, tidak berkantung juga transparan / tembus pandang.  Baju ini dimaksudkan untuk mencegah orang Filipina menyembunyikan sesuatu dalam kantong bajunya, entah barang curian atau senjata tajam. Spanyol mewajibkan pemakaian baju ini kepada semua orang Filipina tanpa peduli tingginya jabatan mereka di masyarakat guna menunjukkan perbedaan antara orang Spanyol yang kaya raya dengan penduduk miskin Filipina.  Setelah Filipina merdeka, presiden mereka Manuel Quezon mempopulerkan pemakaian baju ini. Sebelumnya baju ini identik dengan kelas bawah. Ketika dipopulerkan oleh presiden dengan cara selalu memakai baju ini pada acara resmi kenegaraan maka baju ini pun semaki